Turbin hidrokinetik merupakan pembangkit listrik tenaga air “zero-head”, di mana energi diekstraksi dari energi kinetik aliran air, mirip dengan turbin angin. Salah satu contoh dari turbin hidrokinetik adalah turbin hidrokinetik sumbu vertikal tipe darrieus. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi turbin dengan menambahkan passive movable flap dengan beberapa variasi panjang pada bilah turbin sumbu vertikal tipe darrieus. Digunakan Computational Fluid Dynamics untuk mengetahui fenomena yang terjadi pada aliran fluida. Variasi posisi flap pada 50% dan 75% cord, dengan masing-masing panjang flap 100%, 75%, dan 50% pada sudut bukaan maksimum flap 90˚. Kecepatan aliran yang digunakan pada penelitian ini adalah 0.29 m/s , 0.35 m/s , 0.375 m/s, dan 0.4 m/s. Dari hasil penelitian didapatkan variasi paling optimal dan memiliki Cp tertinggi adalah variasi panjang 100% dengan posisi flap berada pada 75% cord untuk TSR 2.97 yaitu 0.0572. Panjang passive moveable flap memberikan pengaruh terhadap luas bidang yang dapat ditabrak oleh aliran. Semakin panjang passive moveable flap maka semakin luas bidang yang bertabrakan dengan aliran dan menghasilkan gaya drag yang lebih besar. Hal tersebut memberikan dampak terhadap besarnya torsi dan koefisien daya yang dihasilkan oleh turbin.
Copyrights © 2024