Jurnal Teknik ITS
Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)

Desain Pabrik Biodiesel dari Palm Fatty Acid Distillate (PFAD)

Luciano, Trinetta Ayumi (Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Lisandi, Nabiilah Auralyaa (Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Ni'mah, Hikmatun (Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2024

Abstract

Biofuels atau Bahan Bakar Nabati (BBN), dianggap sebagai alternatif yang potensial untuk menggantikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dengan peningkatan produksi bioetanol dan biodiesel, Indonesia menjadi peringkat dua pada negara produsen biofuel terbesar setelah amerika. Pabrik pembuatan biodiesel dari Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) dibangun melalui proses esterifikasi dan transesterifikasi metode Lurgi untuk memenuhi kebutuhan pasar biodiesel yang meningkat setiap tahunnya dengan kapasitas 270.000 ton/tahun. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan pabrik biodiesel adalah PFAD yang merupakan produk samping dari pemurnian Crude Palm Oil (CPO). Pabrik ini direncanakan akan dibangun di Provinsi Sumatera Utara di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, hal ini telah dipertimbangkan melalui beberapa aspek diantaranya adalah ketersediaan bahan baku dan wilayah pemasaran. Proses esterifikasi dan transesterifikasi akan dilakukan pada suhu 60 oC pada tekanan 1 atm dengan tingkat konversi 98% dan 99%. Dalam pembuatan biodiesel ini, H2SO4 digunakan sebagai katalis asam dalam proses esterifikasi yang merupakan asam kuat sehingga mampu untuk membantu meningkatkan laju reaksi pada proses esterifikasi. Sedangkan, NaOH digunakan sebagai katalis basa dalam proses transesterifikasi yang merupakan basa kuat untuk mengonversi trigliserida menjadi metil ester. Selain biodiesel, dalam proses ini terdapat produk samping yang dapat dihasilkan yaitu Gliserol yang dihasilkan dari proses transesterifikasi. Dari analisis perhitungan ekonomi, didapatkan modal CAPEX sebesar Rp905.496.880.571, OPEX sebesar Rp41.563.513.988/tahun. NPV yang didapatkan bernilai positif dengan nilai sebesar Rp2.381.564.919.242. Dari perhitungan tersebut, didapatkan IRR sebesar 25,16%, dengan POT selama 7,2 tahun. Sedangkan, BEP (Break Even Point) yang didapatkan adalah sebesar 35,35% Dengan hasil analisis yang dilakukan maka disimpulkan bahwa pabrik biodiesel dengan kapasitas 270.000 ton/tahun secara teknis layak untuk didirikan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...