Desa Toket merupakan salah satu desa di Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan yang memiliki potensi motif khas toket yang diwariskan secara turun menurun dan diproduksi sendiri oleh masyarakat Desa Toket. Meskipun potensi tersebut dapat menjadi pendorong perekonomian Kabupaten Pamekasan namun pengembangan sentra industri batik toket masih belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi permasalahan dalam pengembangan sentra industri batik toket. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Delphi dan Analisis Root Cause. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat permasalahan pada faktor infrastruktur dan sarana, faktor pemasaran, dan faktor kelembagaan. Pada faktor infrastruktur dan sarana terdapat permasalahan yaitu aksesibilitas jalan yang buruk, tidak adanya alat pengelolaan limbah, serta minimnya fasilitas pendukung. Lalu pada faktor pemasaran terdapat permasalahan yaitu kurangnya strategi promosi dan luas pasar yang dicapai masih kurang jauh. Sedangkan pada faktor kelembagaan terdapat permasalahan dampak kebijakan pemerintah tidak dirasakan pengrajin, pengadaan pelatihan tidak dilakukan secara rutin, belum adanya pelatihan pengembangan diri atau manajemen bisnis, kurang baiknya kerja sama stakeholder, serta terdapat kelompok usaha yang masih belum memiliki proses produksi hingga akhir.
Copyrights © 2024