Jurnal Teknik ITS
Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)

Strategi Pengembangan Wisata Alam dan Budaya di Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru Menggunakan Konsep Place Branding

Sitompul, Satya Raja (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Koswara, Arwi Yudhi (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2024

Abstract

Setiap daerah memiliki potensi dan daya tarik wisata yang berbeda dan memiliki strategi pengelolaan dan pengembangan yang berbeda pula untuk menarik wisatawan. Kecamatan Rumbai Timur memiliki sumber daya alam yang menarik, termasuk hutan tropis, keindahan Sungai Siak dan keberagaman hayati. Dengan segala potensi pariwisata yang dimiliki, Kecamatan Rumbai Timur membutuhkan strategi pengembangan pariwisata dengan menerapkan konsep place branding yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan ciri khas Kecamatan Rumbai Timur sebagai destinasi pariwisata yang strategis. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Proses identifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pada pengembangan branding pariwisata dilakukan dengan teknik Content Analysis. Selanjutnya, dilakukan identifikasi potensi dan masalah dari setiap objek dan daya tarik wisata di Kecamatan Rumbai Timur menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Setelah itu, dilakukan identifikasi tingkat kepuasan pengunjung terhadap faktor-faktor branding dengan menggunakan teknik statistik deskriptif. Terakhir, untuk merumuskan strategi pengembangan wisata alam dan budaya di Kecamatan Rumbai Timur dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT. Dalam merumuskan strategi wisata alam dan budaya di Kecamatan Rumbai Timur dilakukan 4 tahap sasaran analisis. Berdasarkan hasil sasaran 1 diketahui bahwa terdapat 9 faktor pengembangan branding pariwisata yang terkonfirmasi. Pada sasaran 2 dilakukan kajian terhadap potensi dan masalah dari masing-masing faktor. Pada sasaran 3, dilakukan identifikasi untuk menilai kepuasan pengunjung terhadap fakor branding untuk menentukan tingkat kepentingan strategi pengembangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat total 33 strategi pengembangan pada kelima objek wisata yang diteliti. Strategi pengembangan difokuskan pada objek wisata yang mengalami penurunan kunjungan drastis yakni Danau Buatan, secara spesifik dalam aspek Brand Communication, strategi tersebut diantaranya adalah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dapat membantu pengelolaan Danau Buatan serta memperkuat peran lembaga kemasyarakatan yang mandiri dan profesional dalam mendukung pengembangan Danau Buatan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...