Tulisan ini menganalisis tentang konstruksi keluarga sakinah berbasis kesetaraangender. Untuk menyelesaikan masalah tersebut maka digunakan metode Library Research.Pengambilan data melalui prosedur: Reduksi data, Penyajian dan Penarikan kesimpulan. Hasilkajian menunjukkan bahwa Konstruksi gender yang berkembang di masyarakat dapatmempengaruhi pembentukan keluarga. Keluarga yang memegang erat budaya patriakhis yangbias gender terdapat kecenderungan lahirnya diskriminasi gender. Pada umumnya perempuandipandang memiliki status, peran dan tanggungjawab serta hak-hak lebih rendah dari laki-laki.Sebaliknya konstruksi keluarga yang dibangun atas dasar kesetaraan dan keadilan gender dapatmenghapus gender stereotype, subordinasi, marginalisasi, beban ganda, dan kekerasa dalamrumah tangga. Menurut analisis gender, tujuan perkawinan akan tercapai jika di dalam keluargadibangun atas dasar kesetaraan dan keadilan gender. Kesetraaan dan keadilan gender dalamkeluarga merupakan kondisi dinamis, dimana suami isteri dan anggota keluarga lainnya, samasamamemiliki hak, kewajiban, peranan dan kesempatan yang dilandasi oleh saling menghormati,dan saling membantu dalam kehidupan keluarga.
Copyrights © 2015