Berdasarkan hasil dan pembahasan dan bab sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa hubungan coping religius dengan meaningful life pada mahasiswi universitas teknologi sumbawa menunjukkan bahwa penelitian dilakukan pada 135 subjek ini memperoleh nilai koefisien korelasi positif sebesar 0,367 dengan nilai sig. (Phitung) =0, 000 atau p< 0,05 Yang berarti hubungan yang terjadi antara kedua variabel adalah signifikan namun sedang. Hipotesis yang diajukan Dalam penelitian ini yaitu adanya hubungan antara coping religius dengan meaningful life pada mahasiswi Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa dapat diterima dengan korelasi signifikan searah dengan nilai sig. (Phitung) = 0,000 atau p < 0,05 yang berarti semakin tinggi coping religius mahasiswi psikologi Universitas Teknologi Sumbawa maka semakin tinggi pula meaningful lifenya Begitupun sebaliknya Semakin rendah coping religius mahasiswi Universitas Teknologi Sumbawa maka semakin rendah pula meaningful lifenya. Hal ini bahwa individu dapat memperoleh kerangka makna pribadi yang komprehensif dari keyakinan agama mereka yang pada gilirannya memengaruhi kemampuan mereka untuk mengatasi kesulitan dan tekanan hidup. Beberapa aspek agama, terutama keberagamaan intrinsik, tampaknya berhubungan positif dengan makna hidup.
Copyrights © 2024