Kebersyukuran adalah suatu bentuk emosi positif dan ungkapan terima kasih atas kebaikan hati dari pihak lain yang diterima dalam hidup yang kemudian membentuk suatu kebiasaan dan sifat kepribadian yang baik pada diri seseorang penerima kebaikan. Rendah diri adalah perasaan yang timbul karena ketidakmampuan psikologis atau sosial yang di dasari kekurangan fisik ataupun perasaan jasmani yang kurang sempurna. Remaja merupakan masa dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang telah meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Tujuan Peneltian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kebersyukuran (gratitude) terhadap rasa rendah diri (inferiority complex) pada remaja. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kebersyukuran (gratitude) berpengaruh terhadap rendah diri (inferiority complex) dengan nilai signifikansi 0,000 (Sig. <0,05) dan R Square sebesar 0,125 yang berarti kebersyukuran (gratitude) memberikan pengaruh 12,5% dan 87,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Kebersyukuran pada kategori sangat tinggi adalah aspek kebersyukuran sebagai density dengan rerata aspek 3,30. Sedangkan, rendah diri (inferiority Complex) yang berada pada kategori sangat tinggi adalah aspek rendah diri sebagai physical appereance dan physical abilities dengan rerata aspek sama-sama 3,39.
Copyrights © 2024