Rantai pasok merupakan hal penting dalam operasi bisnis. Dalam hal biaya dan kualitas produk, rantai pasok merupakan faktor penting bagi banyak bisnis dalam memastikan kelancaran operasi mereka. Berdasarkan wawancara awal, saat ini terdapat berbagai permasalahan besar di PT. Lini proses bisnis rantai pasok XYZ. Prosedur produksi yang tidak sesuai harapan, kelelahan pekerja, pekerja yang sering lembur untuk memenuhi target, dan keterlambatan bahan baku. Tingginya permintaan perusahaan secara tidak langsung dapat berdampak pada efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang terjadi pada proses bisnis rantai pasok dan menentukan langkah mitigasi risiko dengan menggunakan metode House of Risk dan Analytic Hierarchy Process . Dari hasil identifikasi risiko diperoleh 12 agen risiko dan 26 kejadian risiko yang dipetakan melalui Referensi Operasi Rantai pasok. Selanjutnya melalui house of risk tahap 1 dan diagram Pareto diperoleh 6 agen risiko yang harus diberikan tindakan mitigasi. kemudian menghitung House of Risk tahap 2 dengan mengkorelasikan antara 6 agen risiko dan 11 tindakan preventif sehingga menghasilkan prioritas tindakan mitigasi berdasarkan Ratio of Effectiveness to Difficulty. Selanjutnya pada perhitungan Analytic Hierarchy Process diperoleh hasil eigen vector tertinggi sebesar 13,2% dengan nilai konsistensi rasio (CR) sebesar 0.096, maka dianggap valid karena 0,1. Model ini dianggap konsisten dan dapat diterapkan.
Copyrights © 2024