Tujuan penelitian ini untu mengetahui bagaiman pemberdayaan Kelompok Masyarakat (POKMAS) pada program ketahanan pangan di wisata buah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa hasil survei dan wawancara pada Bapak Abdul Majid sebagai ketua Kelompok Masyarakat (POKMAS) mengungkapkan bahwa wewenang yang utama yaitu kepala desa sebagai penanggung jawab. Jadi kewenangan kembali kepada pemerintah, Kelompok Masyarakat (POKMAS) hanya saja yang berada di lapangan sebagai bentuk legitimasi bahwa pelaksanaan sudah di serahkan ke Kelompok Masyarakat (POKMAS). Kesimpulan bahwasanya dari 6 indikator yang digunakan dengan memanfaatkan indikator ACTORS, salah satunya yaitu Authority (Wewenang) sudah berjalan dengan baik dalam mengatur, melaksanakan pengelolaan dan mengkoordinir jalannya program ketahanan pangan tersebut. Kata Kunci: Kelompok Masyarakat, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan
Copyrights © 2024