Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi budaya melalui video profil Sobokartti Semarang berbasis animasi 2 dimensi. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dan tahap perancangan animasi menggunakan multimedia development life cycle Luther, teori difusi inovasi, strategi komunikasi, dan budaya partisipasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Menggunakan triangulasi data untuk memperoleh hasil penelitian dari sumber-sumber kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya mempertahankan eksistensi yang dilakukan Sobokartti dengan menggunakan video profil berbasis animasi 2 dimensi mampu mencapai target generasi muda. Sehingga berdampak pada sistem manajemen Sobokartti secara digital dapat terkelola dengan baik sekaligus melakukan adaptasi teknologi yang erat kaitannya dengan generasi Z, yakni pada rentang usia 12 hingga 26 tahun. Simpulan penelitian ini bahwa Sobokartti memiliki spirit sumber daya yang mendukung, namun terdapat faktor penghambat seperti kurangnya pemahaman teknologi, dukungan Pemerintah, dan pendanaan. Oleh sebab itu, perlunya strategi komunikasi yang efektif dalam upaya mempertahankan pelestarian seni-budaya dengan melakukan adaptasi teknologi. Kata Kunci: Adaptasi Teknologi, Budaya Partisipasi, Sobokartti Semarang, Strategi Komunikasi, Video Profil Animasi 2 Dimensi.
Copyrights © 2024