Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memperkenalkan masakan tradisional khas suku Batak Toba yang ada di Pangururan, Pulau Samosir. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penlitian kualitatif deskriptif. Narasumber yang ada dalam penelitian ini sebanyak 13 narasumber, yang dimana melibatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, pelaku UMKM makanan tradisional yang ada di Pangururan, Pulau Samosir dan wisatawan yang berkunjung ke Pangururan, Pulau Samosir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gastronomi yang ada di Pangururan, Pulau Samosir memiliki peran besar untuk meningkatkan citra destinasi karena dalam proses memasaknya masih menggunakan alat, bahan, rempah lokal dan teknik tradisional. Kesimpulan, gastronomi di Pangururan, Pulau Samosir, terbentuk dari budaya Batak Toba yang kuat, dengan resep dan metode memasak tradisional yang autentik. Pemerintah, pelaku UMKM, dan wisatawan memainkan peran penting dalam memperkuat sektor gastronomi. Pemerintah menyediakan fasilitas dan promosi, UMKM menjaga kualitas dan cita rasa makanan tradisional, dan wisatawan mendukung produk lokal. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM dan wisatawan dapat memperkuat citra destinasi, meningkatkan kunjungan wisata, dan memberikan dampak positif pada ekonomi lokal melalui pengalaman kuliner yang unik. Kata Kunci: Citra Destinasi, Gastronomi, Pangururan, Pulau Samosir.
Copyrights © 2024