ujuan penelitian ini untuk menentukan komposisi yang tepat tepung ampas kedelai dan tepung mocaf. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian eksperimen faktor tunggal dengan metode kuantitatif. Dengan memberikan perlakuan pada rasio berbeda yaitu 100% Tepung terigu sebagai kontrol, Tepung Ampas Kedelai: Tepung Mocaf (30% : 70%, 50% : 50%, 70% : 30%). Hasil penelitian menggunakan uji F ANOVA (Analysis Of Variance) satu arah yang meninjukan bahwa produk 30% Tepung Ampas kedelai : 70% Tepung Mocaf memiliki tingkat kesukaan dan daya terima paling tinggi dibandingkan produk lain terhadap para panelis. Ampas kedelai dapat diolah menjadi Tepung Ampas Kedelai untuk pembuatan cookies. Produk Cookies yang paling di sukai oleh panelis adalah Produk B dengan tingkat nilai rata–rata pada Warna 3.43, Aroma 3.37, Rasa 3.27, Tekstur 3.13. Didapat kesimpulan tingkat kesukaan tertinggi diperoleh pada cookies dengan komposisi 30% tepung ampas kedelai dan 70% tepung Mocaf, dengan rata-rata tingkat kesukaan pada aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur masing-masing adalah 3.43, 3.37, 3.27, dan 3.13. Simpulan penelitian ini bahwa tepung Mocaf lebih dapat diterima secara sensoris dibandingkan tepung ampas. Kata Kunci : Ampas Kedelai, Cookies, Tepung Ampas Kedelai, Tepung Mocaf.
Copyrights © 2024