Pada tahun 2014, pemerintah Indonesia meresmikan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 yang fokus pada Pengelolaan Desa. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung pertumbuhan yang cepat dan berkelanjutan di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak belanja desa terhadap kinerja pembangunan desa di seluruh kabupaten di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data 416 kabupaten di Indonesia yang dikumpulkan dari pemerintah daerah selama periode 2018–2021, dengan total sampel akhir sebanyak 1.632 observasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa belanja desa berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pembangunan desa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan belanja desa cenderung positif mendorong pembangunan di tingkat desa, sebagaimana tercermin pada Indeks Pembangunan Desa (VDI). Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap perbaikan kebijakan pembangunan di tingkat desa, dimana pemerintah semakin fokus pada pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Oleh karena itu, implikasi penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi pengambil kebijakan, peneliti, dan praktisi di bidang pengembangan masyarakat. Dengan memahami dampak belanja desa terhadap VDI, pemerintah dapat mengoptimalkan alokasi anggaran dan meningkatkan efektivitas program pembangunan di tingkat desa.
Copyrights © 2024