Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri persalinan, baik secara farmakologi maupun non farmakologi, diantaranya teknik tiup-tiup botol dan teknik konvensional. Kedua teknik tersebut dapat meningkatkan respon adaptasi nyeri pada ibu bersalin kala II. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas teknik tiup-tiup botol terhadap persalinan kala II. Jenis penelitian ini menggunakan true eksperiment with control group dengan jumlah sampel 10 responden yaitu 5 responden menggunakan teknik tiup-tiup botol dan 5 responden menggunakan teknik konvensional. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Dari hasil uji chi-square test menunjukkan hasil ada perbedaan yang signifikan antara teknik tiup-tiup botol dan teknik konvensional dalam mengatasi nyeri persalinan kala II dengan nilai p 0,007 (p value < α 0,05), dalam mengatasi lama persalinan kala II dengan nilai p 0,033 (p value < α 0,05 ), dalam mengatasi robekan perineum persalinan kala II dengan nilai p 0,040 (p value < α 0,05 ). Dari kedua teknik tersebut yang lebih efektif menurunkan nyeri persalinan kala II, lama persalinan kala II, robekan perineum adalah teknik tiup-tiup botol.
Copyrights © 2022