ABSTRAK Generasi yang lahir mulai tahun 2010 disebut generasi Alfa. Karakteristik Generasi Alfa yaitu multitasking dan individualis. Keluarga dan gereja memiliki tanggung jawab dalam pendidikan iman, karakter dan tata nilai anak, termasuk kepada generasi Alfa, agar menjadi generasi yang memuliakan Allah dan memberi makna pada kehidupan umat manusia. Tujuan penelitian ini adalah unntuk menjelaskan sinergi keluarga dan gereja dalam membentuk generasi Alfa yang multitalent, multitasking dan humanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan eksegesis terhadap teks Alkitab dalam Ulangan 6:4-9 dan metode studi literatur. Penelitian ini menghasilkan model sinergi PIPA Gen-@ untuk sinergi keluarga dan gereja dalam membentuk generasi Alfa yang multitalent, multitasking dan humanis. ABSTRACT The generation born since 2010 is called the Alpha generation. The characteristics of the Alpha Generation are multitasking and individualistic. Families and churches have the responsibility to educate children in faith, character and values, including the Alpha generation, so that they become a generation that glorifies God and gives meaning to the lives of mankind. The purpose of this study is to explain the synergy of families and churches in forming a multitalented, multitasking and humanist Alpha generation. This study uses a descriptive qualitative approach with an exegesis of the Bible text in Deuteronomy 6:4-9 and a literature study method. This study produces a PIPA Gen-@ synergy model for the synergy of families and churches in forming a multitalented, multitasking and humanist Alpha generation.
Copyrights © 2024