Penafsiran Alkitab merupakan aspek sentral dalam pemahaman teologi dan keyakinan Kekristenan. Penelitian ini mempelajarai peran ineransi dan harmonisasi dalam penafsiran Alkitab dengan fokus pada pemahaman divergensi dan konvergensi teologis. Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana konsep ineransi dan usaha harmonisasi memengaruhi interpretasi Alkitab dan sejauh mana perbedaan teologis dapat disatukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap tulisan teologis terkait ineransi dan harmonisasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mendalami pemahaman tentang dinamika divergensi dan konvergensi teologis dalam penafsiran Alkitab, menggali peran ineransi dan harmonisasi dalam pemikiran keagamaan, dan mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep ini memengaruhi persepsi terhadap otoritas Alkitab dan pemahaman iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ineransi dapat diimplementasikan sebagai landasan yang kokoh dalam menghadapi perbedaan teologis yang signifikan, dan serta harmonisasi berusaha menyatukan perspektif tersebut. Meskipun ada divergensi, terdapat juga konvergensi teologis di antara pemikiran yang beragam.
Copyrights © 2024