Lingkungan merupakan sebuah ruang yang menjadi tempat manusia eksis mengembangkan potensi. Dalam pendidikan Islam, lingkungan yang baik merupakan sebuah lingkungan di dalamnya terdapat aktivitas yang diridhoi Allah dan Rasul-Nya. Seperti; lingkungan sekolah atau madrasah untuk belajar ilmu yang bermanfaat, masjid untuk ibadah, majelis taklim untuk menyebarkan ajaran Islam, dan lingkungan masyarakat yang islami. Sedangkan lingkungan yang buruk merupakan lingkungan yang di dalamnya dilakukan hal yang mendatangkan murka Allah dan Rasul-Nya, lingkungan yang dijadikan tempat melakukan kemaksiatan dan kemungkaran. Dalam tulisan ini akan dipaparkan tentang “Lingkungan Pendidikan Perspektif Imam Ibnu Jamaah”, melalui bukunya yang fenomenal Tadzkirah al-Sami’ wa al-Mutakallim fi Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif noninteraktif karena sumber datanya adalah berupa dokumen-dokumen, bukan data langsung dari orang dalam lingkungan alamiahnya. Adapun analisis data yang digunakan adalah Content analisis, yaitu penelitian yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis. Imam Ibnu Jamaah dalam Tadzkirah al-Sami’ wa al-Mutakallim fi Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim menyebutkan beberapa hal yang berkaitan dengan lingkungan pendidikan terdapat dua, yaitu Pertama Lingkungan Sekolah mencakup: 1) memilih madrasah (sekolah) yang paling baik untuk belajar, 2) memilih guru yang memiliki sifat yang mulia, 3) bersikap hati-hati untuk menjaga situasi dan kondisi sekolah, 4) memperhatikan hak jalan sekolah, dan 5) semangat datang ke majelis di awal waktu. Adapun yang kedua, lingkungan masyarakat mencakup: 1) tidak terlalu sibuk dengan bergaul dan berinteraksi, 2) memuliakan saudara-saudaranya sesama pencari ilmu dan menyayangi mereka, 3) memilih teman yang paling baik ilmu dan agamanya, dan 4) menjaga pandanga mata.
Copyrights © 2023