Abrasi dan banjir rob adalah ancaman bagi kesejahteraan warga pesisir, juga mengancam berkurangnya luas daratan suatu wilayah. Penelitian ini berisi analisis daerah yang terdampak abrasi di pesisir utara Bekasi. Sarana yang digunakan adalah citra satelit Landsat8 OLI/TIRS yang memiliki kemampuan untuk membedakan kelembaban tanah dan kerapatan vegetasi. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah memetakan daerah yang terdampak oleh abrasi dan ekspansi rob, juga memetakan area terdampak yang masih berpotensi untuk ditanami mangrove sebagai upaya mitigasi bencana abrasi dan ekspansi rob. Penulis memanfaatkan metode TVDI dalam memetakan abrasi dan ekspansi rob dengan linear kering LSTmaks = 32 * NDVI – 44,6 dan linear basah LSTmin = 2,8 * NDVI + 25,45. Hasil menunjukkan bahwa daerah Muara Gembong berada pada rentang basah hingga agak basah. Zonasi penanaman mangrove menggunakan klasifikasi unsupervised K-means yang dielaborasikan dengan data TVDI dan NDVI. Hasil akhir yang dicapai berupa peta derah pesisir utara Bekasi dengan batas sejauh mana abrasi dan ekspansi rob, juga area yang masih bisa ditanami dengan mangrove.
Copyrights © 2023