Daerah penelitian berada di blok Y, Provinsi Sulawesi Tengah, daerah tersebut disusun oleh sebagian besar formasi komplek ofiolit (Ku) dan formasi Matano (Km). Keberadaan endapan nikel laterit umumnya dicirikan dengan kehadiran warna tanah/soil merah kekuningan gelap hingga agak hitam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik soil dari segi fisik maupun kimia dan menerapkan machine learning sebagai pendekatan baru eksplorasi endapan nikel laterit. Metode penelitian ini kualitatif (perumusan masalah dan pengkajian literatur) dan kuantitatif (pengambilan data dan analisis kimia/studio). Kedua metode diintegrasi dengan data geologi. Pengamatan karakteristik soil di daerah penelitian dibagi menjadi 3 yakni soil non laterit, laterit Ni, dan soil dari batugamping. Data train dan validation tersebut diolah dengan algorithm CNN dengan 5 layer konvolusi dan 1 fully connected layer. Soil non laterit coklat hingga abu-abu hitam kandungan unsur kimia Ni 0.11 dan Fe 14.1, laterit Ni hitam kemerahan kandungan Ni 0.66 dan Fe 34.3, sedangkan Soil batugamping hitam gelap hingga abu-abu kandungan Ni 0.00 dan Fe 0.30. Hasil pelatihan model tingkat akurasi sebesar 88,05 %. Hasil model dari pelatihan data ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk ekplorasi awal keberadaan endapan nikel laterit menggunakan drone ataupun mobile apps.
Copyrights © 2023