Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang signiikan terhadap ekonomi di dunia. berbagai kebijakan diberlakukan guna mengatasi penyebaran Covid-19, seperti physical distancing, social distancing, pemakaian masker, hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Terjadinya penurunan aktivitas manusia, para pelaku usaha khususnya usaha mikro, kecil dan menengah tidak sedikit yang mengalami gulung tikar disebabkan melemahnya laju ekonomi. Hal ini disebabkan salah satunya adalah lumpuhnya kegiatan usaha masyarakat. Tujuan penelitian ini yakni mengidentifikasi niat santri/santriwati dalam pengembangan wakaf produktif di lingkungan pesantren selanjutnya wajaf produktif tersebut salah satunya digunakan sebagai pemberdayaan ekonomi umat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan statistik dengan mengadopsi model Structural Equation Modelling (SEM). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yakni menggunakan kuesioner dengan teknik puposive sampling yang ditujukan kepada seluruh santri dan santriwati di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiosity dan knowledge menunjukkan hasil yang signifikan terhadap attitude serta attitude dan perceived behavioral control selanjutnya memengaruhi intention untuk berwakaf secara signifikan. Namun, subjective norm menunjukkan hasil yang tidak signifikan terhadap intention berwakaf di kalangan santri/santriwati. Oleh karena hasil tersebut, maka pegembangan wakaf dikalangan pesantren harus ditingkatkan untuk selanjutnya dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi Umat.
Copyrights © 2023