Masyarakat memiliki kesadaran yang semakin tinggi untuk menjaga lingkungannya, sehingga mulai muncul komunitas-komunitas yang bergerak untuk menjaga lingkungan. Fenomena ini muncul juga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung pada kawasan Condet. Terdapat beberapa Komunitas Pegiat Ciliwung yang memiliki tujuan yang sama yaitu konservasi sungai dan Budaya Betawi. Kegiatan ini perlu diwadahi dengan ruang publik kreatif untuk mendukung keberjalanan kegiatan dan lebih memiliki timbal balik dengan masyarakat. Metode pada penyusunan program ini difokuskan melalui kegitan wawancara, observasi, dan studi lapangan. Melalui pendekatan ekowisata, budaya betawi dan keberadaan DAS Ciliwung menjadi dasar dari penyusunan program ruang.
Copyrights © 2024