Kota Lama Semarang sebagai wilayah yang terkenal dengan kawasan cagar budaya memiliki beragam bangunan bersejarah, terutama yang berasal dari masa penjajahan Belanda. Area ini tidak hanya menarik bagi para wisatawan yang tertarik dengan peninggalan budaya, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat lokal untuk memahami identitas dan akar budaya kota Semarang. Sebagai salah satu institusi budaya yang memelihara, memamerkan, dan memperkenalkan sejarah Kota Semarang kepada masyarakat, Museum Kota Lama menjadi salah satu instrumen pelestarian dan penghargaan terhadap sejarah dan warisan budaya kota Semarang. Museum ini dibangun di sudut bastion Benteng Kota Lama untuk menandai keberadaan Benteng Kota Lama sebagai cikal bakal pertumbuhan Kota Semarang. Sebagai bangunan yang terletak di kawasan cagar budaya, museum ini belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai historis dan arsitektur asli Benteng Kota Lama Semarang. Rancangannya juga tidak selaras dengan tata bangunan sebelumnya, dan menghadapi tantangan dalam hal tata ruang dan sirkulasi. Oleh karena itu, untuk mengembalikan citra masa lalu Benteng Kota Lama Semarang, Museum Kota Lama perlu dirancang kembali dengan memperhatikan aspek pelestarian cagar budaya dan adaptasi terhadap lingkungan. Rancangan Pengembangan Kawasan Museum Kota Lama Semarang akan menyajikan tampilan bangunan yang disesuaikan dengan berbagai pertimbangan mencakup harmonisasi antara skala massa, proporsi fasad bangunan, material, warna, komposisi massa, hingga langgam arsitektural dan lanskapnya melalui pendekatan urban infill. Hal ini dilakukan agar identitas Kota Semarang dapat dirasakan dengan lebih nyata oleh masyarakat.
Copyrights © 2024