Dalam menjalani kehidupan sehari-hari bersama orang lain, sifat-sifat kemanusia pasti akan muncul. Dari sekian banyak sifat yang ada di dalam diri manusia, salah satu sifat yang paling sulit untuk dilakukan oleh manusia ketika berhadapan dengan masalah adalah “Damai”. Dan oleh karena itu, Penelitian yang berjudul Kajian Teologi PB terhadap upaya perdamaian anatara masyarakat Itawaka dan Masyarakat Nolloth. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatitf dengan menggunakan pendekatan sosiologis, dan wawancara. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, tulisan dari karya ini bertujuan untuk meningingatkan betapa penting hidup berdamai dalam bersosial dan di samping itu karya ini mau menjelaskan tentang realita dan dampak Batu Damai bagi kehidupan masyarakat negeri Itawaka dan masyarakat negeri Nolloth serta bagaimana upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan gereja untuk tetap menjaga damai itu. Hasil dari penelitian ini mau menegaskan bahwa dalam menjalani kehidupan sebagai makluk sosial, pasti ada amanat dan warisan yang perlu dilakukan dan dilestarikan dari para leluhur. Hal tersebut dialami oleh masyarakat negeri Itawaka dan masyarakat negeri Itawaka sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan dan menerapkan bagi kaum milineal di era modernisasi. Batu Damai merupakan symbol dan bukti sejarah perjuangan terbentuknya perdamaian antara masyarakat negeri Itawaka dan masyarakat negeri Nolloth. Semestinya perlu menciptakan dan menjaga perdamaian sebagai bukti keterpanggilan sebagai umat Kristiani yang mencerminkan kasih Tuhan lewat para Leluhur dan itu menjadi amanat yang perlu dilestarikan dan diwariskan secara turun-temurun demi terciptanya kehidupan yang penuh keharmonisan dan cinta damai.
Copyrights © 2023