Ikan semar (Mene maculata) merupakan ikan demersal yang memiliki nilai ekologi dan ekonomi penting. Tingginya pemanfaatan kantong semar sebagai ikan konsumsi berpotensi mengganggu pola reproduksi, rekrutmen dan ketersediaan stok sumber daya ikan kantong semar, sehingga informasi mengenai biologi reproduksi sangat minim pada musim barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status biologi reproduksi ikan semar di Teluk Palabuhanratu. Penelitian berlangsung pada bulan September 2021 sampai dengan bulan Februari 2022 (mewakili musim barat), dengan sampel sebanyak 522 individu ikan. Sampel ikan diambil dengan menggunakan metode simple random sampling di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu. Data tersebut dianalisis untuk memperoleh nisbah kelamin, pola pertumbuhan alometrik, musim pemijahan, potensi reproduksi, dan ukuran dewasa kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kelamin adalah 1:0,76 yang didominasi oleh ikan jantan. Ikan semar memiliki pola pertumbuhan alometrik negatif. Puncak musim pemijahan pada periode penelitian terjadi pada bulan September dan Oktober dengan potensi reproduksi berkisar antara 11.988 hingga 21.164 butir telur. Pola pemijahan ikan semar terindikasi sebagai pemijahan total atau pemijahan yang terjadi secara serentak. Hasil analisis dengan metode Spearman-Karber menunjukkan bahwa ukuran pertama ikan semar betina dan jantan (Lm50) matang kelamin masing-masing adalah dengan panjang total (TL) 143 mm dan 150,5 mm, sehingga ikan betina lebih cepat dahulu matang kelamin dibanding ikan jantan.
Copyrights © 2024