Pertambahan penduduk berbanding lurus dengan kebutuhan infrastruktur akan tetapi perbanding terbalik dengan ketersediaan lahan sehingga penambahan tinggi gedung menjadi solusinya. Penambahan tinggi gedung berbanding lurus dengan beban lateral berupa beban gempa yang terterima. Pembangunan infrastruktur di Indonesia harus memenuhi persyaratan ketahanan terhadap gempa. Dalam merencanakan gedung digunakan sistem struktur penahan gaya seismik sesuai dengan SNI 03-2847-2019 tentang Persyaratan Beton Struktural, SNI 03-1726-2019 tentang Perencanaan Gedung Tahan Gempa, serta SNI 1727-2020 tentang Pembebanan. Pelaksanaan penelitian mengumpulkan data-data berupa gambar kerja dan data tanah dilanjutkan pembuatan alaternatif desain menggunakan shear wall dengan memodelkan struktur. Pemodelan 3D dilakukan dengan menggunakan aplikasi analisa struktur sesuai gambar kerja Gedung RS. Bhayangkara TK III Nganjuk, lalu ditambahkan shear Wall. Metode yang digunakan adalah Response Spektrum untuk analisa beban lateral dan trial and error untuk perencanaan. Setelah menambahkan elemen Shear wall beban keseluruhan gedung yang diterima sebesar 4.361 ton dengan besar gaya geser statik ekuivalen 9.162.00 N. Didapatkan perencanaan 2 jenis shear wall beton 24 Mpa dengan baja 420, pertama luas 8000 x 40 x 23500 cm membentang , kedua luas total 12000 x 40 x 23500 cm berbentuk C. Penulangan menggunakan tulangan 4/3 D13-100 pada kolom dan 2 D19-100 pada badan shear wall.
Copyrights © 2024