Kopi Laras Bukik Apik merupakan unit Usaha Kecil Menengah(UKM) yang memproduksi kopi bubuk khas Bukittinggi. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah mengenai desain kemasan kopi bubuk UKM Kopi Laras yang belum memperhatikan aspek kognitif manusia sehingga belum memiliki keunggulan kompetitif di pasaran. Tujuan penelitian ini adalah mendesain kemasan kopi bubuk yang disesuaikan dengan aspek fisik dan kognitif manusia dan aspek estetika kemasan untuk meningkatkan penjualan. Pengolahan data dimulai dari identifikasi karakteristik 100 responden melalui Google Form. Setelah itu, dipilih 16 partisipan yang memenuhi syarat untuk melakukan simulasi eye tracking menggunakan website RealEye. Hasil simulasi eye tracking dianalisis secara visual yang mencakup heatmaps dan gaze plot serta analisis statistik menggunakan ANOVA dan uji-t. Uji ANOVA fisher menunjukkan analisis TFF (F = 282,44, p = 0,000) terpanjang adalah Logo Halal MUI. Analisis DOF (F = 1,40, p = 0,233) terpanjang adalah Logo Halal MUI. Analisis NOF (F = 599,70, p = 0,000) tertinggi adalah Informasi Pembuatan. Sedangkan NOR (F = 1939,32, p = 0,000) tertinggi adalah Informasi Pembuatan. Pada uji-t terdapat perbedaan terhadap perhatian visual antara partisipan laki-laki yang cenderung fokus pada ilustrasi dan perempuan yang cenderung fokus pada elemen berbasis teks. Pernyataan 1 sampai 8 pada kuesioner tertutup dinyatakan valid karena seluruh nilai R Hitung > R tabel yang bernilai 0,1901 dengan α=0,05. Kuesioner tertutup bersifat reliabel dikarenakan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,6752 yang lebih besar dari 0,6. Desain kemasan baru kopi bubuk dirancang menggunakan software Adobe Ilustrator 2020 dengan berpedoman pada hasil simulasi eye tracking dan kuesioner. Konsep desain tersebut diwujudkan ke dalam beberapa elemen-elemen visual pada kemasan seperti ilustrasi, tipografi, warna, dan material bahan yang digunakan. Kemudian dilakukan perbandingan atensi visual kemasan kopi bubuk lama dan baru. Pada kemasan baru seluruh elemen desain kemasan dilirik oleh partisipan. Selain itu, persentase keberhasilan partisipan dalam menjawab pertanyaan akhir dan minat beli mengalami peningkatan.
Copyrights © 2024