Kelancaran proses produksi merupakan prioritas utama bagi perusahaan, faktor yang memengaruhi kelancaran proses produksi ialah kinerja mesin. Pada PT Semen Bosowa Maros mesin pfister 4C1.PW2 megalami penurunan efektivitas dan efisiensi sehingga harus mengalami downtime. Penurunan ini memberikan dampak berupa turunnya hasil produksi yang terjadi pada bulan juli – agustus 2023 hanya 10486 – 8417 ton dan mei 2024 hanya 12108 ton. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai efektivitas mesin berdasar overall effectiveness equipment (oee) dan mengetahui dampak dan penyebab dari kegagalan mesin sehingga mampu memaksimalkan efektivitas mesin pfister 4C1.PW2 dengan menerapkan konsep perawatan total productive maintenance. Dari hasil perhitungan availability, performance, dan quality ratio dikalikan dan didapatkan nilai efektifitas mesin yaitu rata-rata sebesar 47% Nilai tersebut berada dibawah standar world class OEE yaitu 85 %. untuk itu dilakukan analisis failure mode and effect analysis (fmea) didapatkan nilai RPN 270 untuk komponen rotor scale, 144 untuk komponen rotary blower, 120 untuk komponen slide gate, 112 untuk komponen load cell. Usulan konsep perawatan berdasar TPM yang dapat diterapkan yaitu autonomous maintenance, planned maintenace, quality maintenance, health & safety environment, dan early equipment management
Copyrights © 2024