Perencanaan yang matang terhadap proyek perlu dilakukan untuk meminimalisir keterlambatan proyek. Tujuan penelitian ini adalah mencari faktor utama keterlambatan dan tingkat fatalitas keterlambatan proyek rehabilitasi bendungan bareng. Metode yang digunakan untuk menganalisis penyebab keterlambatan dengan menggabungkan metode Fault Tree Analysis ( FTA ) untuk menentukan faktor utama keterlambatan sedangkan matrik risiko untuk menentukan tingkat fatalitas keterlambatan. Hasil analisa FTA mendapatkan basic event sebanyak 30 yang menjadi faktor utama ialah banyaknya revisi pada gambar yang memiliki probabilitas 0,969 dan minimnya jumlah tenaga kerja di pekerjaan beton yang memiliki probabilitas 0, 943. Untuk hasil matrik risiko didapatkan di tingkat Low terdapat 4 risiko, sedangkan di tingkat Medium terdapat 26 risiko. Proyek rehabilitasi bendungan bareng memiliki fatalitas faktor keterlambatan pada tingkat risiko “Medium“ dan “Low“ tidak ada tingkat risiko “High“.
Copyrights © 2024