Kehadiran transaksi digital membawa kemudahan dalam melaksanakan kegiatan berniaga dalam banyak bidang. Namun penggunaan internet dalam menciptakan transaksi digital datang dengan beberapa tantangan, salah satunya adalah peretasan atau hacking. Demi mewujudkan transaksi yang aman dan nyaman, tingkat perlindungan pada situs penyedia layanan transaksi digital harus dibuat sekuat mungkin untuk mencegah serangan digital. Maka dibuatlah suatu sistem perlindungan data sensitif pengguna dengan menerapkan metode algoritma AES dan SHA-3. Metode algoritma AES dipilih karena implementasinya yang mudah namun sudah terbukti keamanannya, sedangkan SHA-3 digunakan untuk membuat kunci yang unik dari password pengguna dengan teknologi hashing terbaru. Dengan diterapkannya kedua algoritma ini akan memberikan perlindungan tambahan terhadap keamanan data nominal transaksi dari serangan siber sehingga data tersebut tidak akan pernah tampil di manapun kecuali pengguna melakukan login dengan akun yang sah.
Copyrights © 2024