Investigasi pada gedung Plasa Telkom Padang Sidempuan dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan keamanan gedung serta kekuatan strukturnya. Metode yang dilakukan dalam investigasi gedung meliputi survey awal, pengukuran, non-destruktif test, destruktif test dan penyelidikan tanah. Inspeksi visual termasuk mengamati deformasi yang disebabkan oleh kerusakan struktural yaitu dilakukan penyelidikan pada struktur pondasi dan element struktur. Berdasarkan hasil dari investigasi kerusakan pada sruktur gedung Plasa Telkom Padang Sidempuan dan setelah dilakukan analisis ulang terhadap struktur diperoleh mutu beton tidak memenuhi sebagai struktur bangunan tinggi. Pelat lantai mengalami vibrasi terjadi indikasi keretakan pada daerah bentang terpanjang, penulangan hanya 1 lapis, tebal pelat lantai 7 cm dan beton sudah mengalami pelapukan. Balok mengalami lendutan lebih dari 3 cm dimana seluruh elemen balok mengalami retak lentur dan luasan tulangan kurang dan terjadi indikasi keretakan di seluruh balok yang menandakan kurangnya tulangan minimum. Kolom mengalami kemiringan atau simpangan sebesar 4 cm, kemiringan kolom dapat dipengaruhi oleh gempa. Pondasi menggunakan pondasi tapak dari pasangan batu berukran 120 x 120 cm dan kedalaman 100 cm dimana penggunaaan pondasi dalam jangka waktu lama akan mempengaruhi kemiringan bangunan akibat beban gempa akibat pondasi dengan pasangan batu tidak mampu menahan gaya momen.
Copyrights © 2023