Phantom bokong injeksi merupakan salah satu media pembelajaran yang digunakan pada kegiatan praktikum mahasiswa kebidanan. Ketersediaannya yang terbatas tidak sesuai dengan rasio jumlah manekin dan banyaknya mahasiswa. Frekuensi penggunaan phantom yang sering mengakibatkan kondisi kulit dari phantom tersebut mudah robek selain itu harga phantom cukup mahal. Kelemahan phantom dengan bahan silikon adalah teksturnya mudah berubah menjadi lembek jika terkena air secara terus menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan phantom dengan fungsi yang sama sebagai media pembelajaran praktik dengan pengadaan yang lebih murah dan lebih mudah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan tahapan penelitian ini dimulai dengan merancang bentuk anatomi bokong/gluteus, menentukan kebutuhan bahan dan peralatan yang dibutuhkan yaitu menggunakan kain nylex, dakron atau busa dengan proses penjahitan, selain itu phantom ini dilengkapi dengan sensor metal detektor. Hasil uji validasi kesesuaian alat peraga manikin/boneka phantom dengan materi pembelajaran diperoleh hasil 83,6%. Hasil uji validasi penggunaan manekin bokong injeksi dengan sensor metal detektor diperoleh persentase 81,6% dan hasil uji coba manekin bokong injeksi dengan sensor metal detektor diperoleh persentase sebesar 85,6% dengan kriteria sangat valid.
Copyrights © 2024