Antasida merupakan obat yang sering digunakan sebagai pilihan terapi dispepsia. Obat antasida bekerja dengan mekanisme menetralkan asam lambung. Pengetahuan mengenai ketepatan penggunaan antasida berpengaruh terhadap tercapainya tujuan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa non kesehatan Universitas Airlangga terhadap ketepatan penggunaan antasida. Penelitian ini dilakukan berdasarkan metode non random sampling dengan melakukan survei menggunakan instrumen kuesioner melalui Google Form. Sejumlah 141 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan cara pemberian skor terhadap jawaban responden (salah = 0 dan benar = 1). Hasil penelitian menunjukkan sebesar 65,25% responden memiliki pengetahuan yang baik dan sebesar 34,75% responden memiliki pengetahuan yang cukup terkait penggunaan antasida. Berdasarkan sumber informasi penggunaan antasida, sejumlah 47% responden menjawab dari keluarga, 45% dari internet, dan 40% dari dokter, sedangkan sisanya memperoleh informasi dari apoteker, teman, iklan di televisi, dan belum pernah memperoleh informasi. Upaya promosi kesehatan sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai cara penggunaan antasida dengan tepat sehingga efek terapi akan lebih optimal.
Copyrights © 2023