Latar Belakang: Sekitar 70% ibu melahirkan pervaginam mengalami trauma perineum. Berbagai cara untuk mengurangi ruptur pada perineum antara lain dengan senam yoga dan pijatan perineum pada ibu hamil trimester III. Tujuan: Untuk mempelajari pengaruh pijatan perineum dan senam yoga terhadap pengurangan ruptur perineum pada ibu bersalin. Metode: Jenis penelitian ini pre-experimental menggunakan Post Test Only Control Group Design. Penelitian dilakukan pada ibu hamil dengan usia kehamilan ≥ 34 minggu pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang dibagi 2 kelompok yaitu kelompok pijat perineum dan kelompok senam yoga. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Berdasarkan uji statistik Mann-Whitney p-value 0,002 (p < 0,05) maka dapat disimpulkan perbedaan yang bermakna antara pijat perineum dan senam yoga pada masa kehamilan trimester III untuk mengurangi resiko terjadinya robekan perineum pada saat persalinan. Peringkat rata-rata pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan yang melakukan latihan pijat perineum yaitu 11,50 dari pada responden yang diberikan senam yoga yaitu 19,50. Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna antara pijat perineum dan senam yoga pada masa kehamilan trimester III untuk mengurangi resiko terjadinya robekan perineum pada saat persalinan. pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan yang melakukan pijat perineum dibandingkan responden yang melakukan latihan senam yoga saat kehamilan.
Copyrights © 2024