Socio-political Communication and Policy Review
Vol. 1 No. 5 (2024)

Collaborative Governance Dalam Pengembangan Berkelanjutan Desa Wisata Kamasan

Milandika, Kadek Bagus Rama Iswara (Unknown)
Yudartha, I Putu Dharmanu (Unknown)
Wirantari, I Dewa Ayu Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Sep 2024

Abstract

Collaborative governance is an approach that involves various stakeholders, such as government, community, and private sector, to work together to achieve common goals. Kamasan Tourism Village is one of the tourism villages whose development is carried out using a collaborative approach or collaboration with several parties (collaborative governance). Collaboration in Kamasan tourism village has certainly not run optimally due to several problems such as lack of communication between stakeholders, social change, and lack of utilization of digital developments. The purpose of this study is to determine the role of collaborative governance in the sustainable development of Kamasan Tourism Village. The research method used is a qualitative approach method. The results of the study indicate that effective collaboration among stakeholders has created an environment that supports sustainable development. However, this study also found several challenges that need to be addressed, such as increasing access to information and resources for local communities, as well as the need to strengthen decision-making and monitoring mechanisms. The recommendations provided aim to strengthen collaborative governance in supporting the sustainable development of Kamasan Tourism Village. Abstrak Collaborative governance merupakan pendekatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Desa Wisata Kamasan merupakan salah satu desa wisata yang pengembangannya dilakukan dengan menggunakan pendekatan kolaborasi atau kolaborasi dengan beberapa pihak (collaborative governance). Kolaborasi di desa wisata kamasan tentunya belum berjalan maksimal dikarenakan adanya beberapa masalah seperti kurangnya komunikasi antar stakeholders, perubahan sosial, dan kurangnya memanfaatkan perkembangan digital. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran collaborative governance dalam pengembangan berkelanjutan Desa Wisata Kamasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif di antara pemangku kepentingan telah menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan berkelanjutan. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti peningkatan akses informasi dan sumber daya bagi masyarakat lokal, serta perlunya penguatan mekanisme pengambilan keputusan dan monitoring. Rekomendasi yang diberikan bertujuan untuk memperkuat collaborative governance dalam mendukung pengembangan berkelanjutan Desa Wisata Kamasan. kata kunci: collaborative governance, pengembangan desa wisata, wisata berkelanjutan, desa wisata kamasan

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

shkr

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Socio political Communication and Policy Review is an academic journal that focuses on research and analysis in the fields of social, humanities, communication, and policy. The journal aims to be an intellectual platform that provides a platform for researchers, academics, and practitioners to share ...