Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek dari total kepemilikan saham institusional, pemberlakuan “BPJS Kesehatan” pada tahun 2014 dengan sistem biaya untuk layanan, telah menuntut rumah sakit untuk dapat melayani perawatan pasien secara efisien sehubungan dengan kualitas pengobatan dan keselamtan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara tarif klaim BPJS Kesehatan (calon pembayaran) dengan tarif rumah sakit (restropective payment / fee for service) dan mengetahui bagaimana strategi rumah sakit Prima Medika dalam menghadapi perubahan sistem pembayaran, sehingga tidak terjadi perbedaan negative. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien BPJS Kesehatan yang dirawat di rumah sakit Prima Medika, sedangkan sampel yang diambil di rumah sakit pasien BPJS Kesehatan yang dirawat sesuai kelas pada tahun 2022. Hasilnya menunjukkan bahwa ada perbedaan antara tingkat klaim BPJS Kesehatan dengan tarif rumah sakit Prima Medika. Sehingga diperlukan strategi dalam menangani masalah tersebut dengan menjaga loyalitas pasien, menjaga hubungan baik dengan BPJS Kesehatan, menjaga keunggulan rumah sakit, pembentukan tim casemanager, casemix dan anti fraud sehingga perbedaan negatif dalam pengobatan pasien BPJS Kesehatan dapat dihindari.
Copyrights © 2024