Tersedak merupakan keadaan gawat napas yang masih sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat, namun memiliki resiko kematian yang tinggi jika tidak segara diberikan tekhnik pertolongan yang cepat dan tepat. Kasus tersedak di Indonesia sudah banyak terjadi tetapi kejadian di Indonesia sendiri belum ada data statistik tentang angka kejadian tersedak. Mayoritas kematian yang disebabkan choking pada bayi atau anak kurang dari 3 tahun. Metode yang digunakan Focus Grup Discussion (FGD) untuk menggali kejadian dan tindakan yang dilajukan ibu hamil dan ibu yang memiliki balita pada saat anak tersedak di Desa Kalisaleh Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang sebanyak 23 sasaran. Tindakan promotif yang dilakukan dalam kegiatan posyandu balita yang dilakukan meliputi sosialisasi pertolongan pertama tersedak pada ibu hamil dan balita dan demonstrasi dengan tekhnik abdominal thrust, back blow, serta chest thrust. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan lancar dan berhasil atas partisipasi dari tim pelaksana. Metode edukasi dan pelatihan penanganan tersedak pada siswa sekolah merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus tersedak, sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam penanganan kasus kegawatan sehari hari, yang diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan penanganan kegawatatan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Copyrights © 2023