Dalam era Revolusi Industri 4.0, Augmented Reality (AR) menjadi salah satu teknologi yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan proses pembelajaran, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus. Teknologi AR memungkinkan penggabungan elemen digital dengan dunia nyata, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan mendukung pemahaman yang lebih mendalam. Berbagai penelitian telah menunjukkan efektivitas AR dalam meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman anak-anak dengan gangguan autisme, tunagrahita, dan lainnya melalui media pembelajaran berbasis visual dan interaktif. Meskipun tantangan seperti biaya pengembangan dan pelatihan pendidik masih ada, manfaat yang ditawarkan oleh AR jauh lebih besar, terutama dalam membantu anak berkebutuhan khusus untuk mengatasi hambatan dalam belajar. Studi ini bertujuan untuk mereview literatur yang relevan terkait penggunaan AR sebagai media pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus dan menggambarkan potensi penerapannya di masa depan
Copyrights © 2024