ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh marinasi sari bawang putih terhadap pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan daging ayam ras petelur afkir. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Maret 2024 di Laboratorium Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN) Gowa dengan menggunkan ayam ras petelur afkir sebanyak 16 ekor (bagian dada sebagai sampel). Parameter pengujian yang akan dilakukan yaitu pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa marinasi sari bawang putih (Allium sativum L.) dapat menurungkan pH, menurungkan jumlah mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan dapat memperbaiki keempukan daging ayam ras petelur afkir. Penggunaan konsentrasi 30% sari bawang putih dengan lama marinasi 90 menit menghasilkan hasil yang terbaik. Oleh karena itu, dengan penggunaan konsentrasi sari bawang putih yang lebih tinggi dan waktu yang lebih lama terhadap daging ayam ras petelur afkir dapat memberikan hasil yang lebih maksimal. Kata kunci: Daging Ayam ras petelur afkir, Kualitas daging, Marinasi, dan Bawang putih.
Copyrights © 2024