Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak framing berita media terhadap konflik antara Kementerian Agama dan DPR-RI mengenai penambahan kuota haji pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing dengan mengidentifikasi bagaimana media membingkai isu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cenderung membingkai berita dengan fokus pada perdebatan politik antara Kementerian Agama dan DPR-RI, mengabaikan perspektif masyarakat yang terdampak. Pembingkaian berita tersebut dapat memperluas jurang konflik di antara pemangku kepentingan dan mengeskalasi ketegangan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan bahwa media perlu menyediakan liputan yang berimbang dengan melibatkan berbagai pandangan pemangku kepentingan untuk menjaga netralitas dan objektivitas pemberitaan.
Copyrights © 2024