Degradasi akhlak telah menjadi isu penting sepanjang sejarah manusia, termasuk dalam diskursus Islam modernis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gagasan pendidikan budi pekerti E. Abdurrahman dalam konteks sosial-keagamaan Indonesia antara tahun 1950-1980. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data dikumpulkan dari berbagai artikel E. Abdurrahman yang diterbitkan di majalah Risalah, at-Taqwa, dan Iber, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan pendidikan budi pekerti Abdurrahman berfokus pada pembinaan akhlak, pembinaan hati, serta kritik terhadap praktik bid'ah, takhayul, dan taklid. Kesimpulannya, gagasan Abdurrahman mencerminkan bias ideologi Islam modernis yang relevan dalam memperkaya pendidikan akhlak di kalangan masyarakat Muslim Indonesia
Copyrights © 2024