Fraktur ekstremitas merupakan terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang ditentukan sesuai dengan jenis dan luasnya yang biasanya disebabkan oleh rudapaksa atau tekanan eksternal yang datang lebih besar dari yang dapat diserap oleh tulang, rasa nyeri pada fraktur ektremitas menyebabkan gangguan tidur pada pasien yang mengalami, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas tidur pasien Post Operasi fraktur ekstremitas di RSUD Moewardi penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden 37 orang teknik pengambilan sampel ini menggunakan Consentutive sampling dengan menggunakanalat ukur kuisoner PSQI, hasil penelitian ini menunjukan pasien Post Operasi fraktur ekstremitas memiliki kualitas tidur buruk, hal ini terbukti berdasarkan kategori nilai global PSQI > skor 5, yaitu dengan skor global 1 responden (2,70%), skor 9 dengan 3 responden (8,11%), skor 10 dengan 4 responden (10,81%), skor 11 dengan 7 responden (18,2%), skor 12 dengan 6 responden (16,22%), skor 13 dengan 6 responden (16,22%), skor 14 dengan4 responden (10,81%), skor 15 dengan 5 responden (13,51%), dan skor 16 dengan 1 responden (2,70%). Sehingga di ketahui bahwa pasien Post Operasi fraktur ekstremitas di RSUD Dr.Moewardi mengalami kualitas tidur yang buruk.
Copyrights © 2024