Penelitian ini membahas hubungan erat antara ilmu pengetahuan dan pengendalian emosi dalam kehidupan manusia. Ilmu pengetahuan, yang berasal dari rasa ingin tahu manusia, tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memahami dunia tetapi juga sebagai panduan dalam mengelola aspek emosional. Meskipun sering disamakan, ilmu dan pengetahuan memiliki perbedaan penting; pengetahuan adalah informasi yang dimiliki seseorang, sementara ilmu melibatkan pemahaman yang mendalam dan sistematis. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif, menganalisis berbagai literatur ilmiah terkait untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk memahami dan mengendalikan emosi manusia. Salah satu sumber utama yang digunakan adalah buku "Filosofi Teras" oleh Henry Manampiring, yang menekankan pentingnya penggunaan nalar dan rasio dalam pengendalian emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian emosi yang efektif memerlukan pemahaman ilmiah yang mendalam tentang mekanisme emosi dan strategi yang tepat untuk mengelolanya. Dengan demikian, manusia dapat menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih bijak dan terarah. Penelitian ini menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya penting untuk perkembangan intelektual, tetapi juga esensial dalam menjaga keseimbangan emosional dan kualitas hidup.
Copyrights © 2024