Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan mengalanisa tingkat efektivitas dalam Proses Pembuatan Kartu Tanda Pencari Kerja (AK/1) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Timur, diadakan penelitian langsung ke lapangan dengan landasan teori gap, yakni dengan Metode Importance and Performance Analysis.Alat analisis dari penelitian ini membuktikan kegiatan pelayanan pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Timur belum optimal karena tingkat harapan dan kinerja belum sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh para pencari kartu tanda pencari kerja.Berdasarkan hasil dari meteri-meteri pembahasan, maka kesimpulan penelitian adalah :Terdapat 10 sub variabel pada kuadran B, yang menujukkan konsumen merasa puas terhadap pelayanan.Terdapat 3 sub variabel pada kuadran A, yang menunjukkan konsumen belum merasa puas pada kinerja pelayanan.Terdapat 2 sub variabel pada kuadran C, yang menunjukkan konsumen tidak merasa puas pada kepentingan dan kinerja pelayanan.Terdapat 4 sub variabel pada kuadran D, yang menunjukkan konsumen merasa puas pada kinerja pelayanan.Nilai rata-rata dari rata-rata Kinerja pelayanan yang telah diterima oleh konsumen ˂ dari nilai harapan pelayanan rata-rata dari rata-rata yang diharapkan. Ini berarti bahwa pelayanan yang di berikan oleh Disnakertrans secara keseluruhan belum memberikan kepuasan bagi konsumen sehingga perlu meningkatkan kinerjanya.Agar kinerja pelayanan kartu tanda pencari kerja (AK/I) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigasi Kabupaten Kutai Timur dapat optimal sebaiknya kinerja petugas pelayanan lebih ditingkatkan agar standar pelayanan tersebut dapat terpenuhi.
Copyrights © 2016