Pada waktu-waktu tertentu jumlah jamaah yang datang akan lebih banyak sehinga perlu adanya sistem monitoring yang dapat memudahkan jamaah mengetahui situasi yang ada di area masjid seperti jumlah jamaah dan kapasitas kendaraan yang terparkir secara real-time. Hal tersebut yang melatarbelakangi pembuatan aplikasi GoMasjid. GoMasjid adalah aplikasi yang bertujuan untuk memudahkan jamaah mengetahui kondisi jumlah jamaah dan kendaraan yang ada di halaman parkir yang tersedia di masjid tersebut, khususnya Masjd Baiturrahman, Sleman. Perancangan aplikasi GoMasjid memakai pendekatan Human Centered Design (HCD), dimana desainer menempatkan diri sebagai pengguna bertujuan untuk memahami kebutuhan dan ekspetasi mereka secara mendalam. Melmiliki 3 tahap yang terdapat pada metode HCD yaitu, inspiration, ideation, dan implementation. Dalam fase inspiration desainer melaukkan pengumpulan data dari kuisioner dan menggali referensi melalui internet. Fase ideation adalah realisasi konsep dan inspirasi yang didapat dari tahap sebelumnya guna mendapatkan solusi. Pada tahap ini menghasilkan desain wireframe. Pada tahap terakhit yaitu implementation terdapat dua poin penting yaitu prototyping dan testing. Proses pembuatan prototyping ini menggunakan tools Figma. Proses testing dilakukan secara daring yaitu melalui metode Maze Design dengan melibatkan 10 responden. Dari hasil testing yang sudah diterima, didapat nilai akhir sebesar 96% yang menyatakan bahwa rancangan aplikasi teruji dan layak digunakan.
Copyrights © 2024