Penyakit kulit Lumpy Skin Disease (LSD) telah menjadi ancaman serius bagi peternakan sapi di Kabupaten Ponorogo, terutama di kecamatan Sooko, Sampung, dan Pulung, yang dikategorikan sebagai daerah terjangkit dengan 49 sapi positif terkena LSD. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit ini pada hewan ternak menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur DenseNet121. CNN digunakan untuk mengklasifikasi gambar penyakit kulit pada hewan ternak, khususnya sapi yang terinfeksi LSD, dengan akurasi tinggi. Metode ini memanfaatkan koneksi rapat antarblok pada DenseNet121, di mana setiap lapisan menerima masukan dari seluruh lapisan sebelumnya untuk memperoleh representasi fitur yang mendalam. Model yang dikembangkan mencapai tingkat akurasi 80.21% melalui pelatihan intensif dengan TensorFlow sebagai framework utama, yang menawarkan keunggulan dalam komputasi tensor dan dukungan luas untuk pengembangan dan evaluasi model machine learning. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam efisiensi dan akurasi pengenalan penyakit kulit pada hewan ternak.
Copyrights © 2024