Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola belajar dan absensi siswa menggunakan teknik clustering dan analisis korelasi. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya memahami hubungan antara waktu belajar, kehadiran, dan kinerja akademik untuk membantu pendidik merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif. Dengan menggunakan algoritma K-Means, data mengenai waktu belajar siswa, kehadiran, dan nilai ujian diolah untuk menemukan pola tertentu. Metode siku digunakan untuk menentukan jumlah cluster yang optimal, dan ditemukan bahwa tiga cluster adalah yang paling sesuai. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat korelasi lemah antara waktu belajar dan hasil ujian, sementara terdapat korelasi yang sangat kuat antara hasil ujian pertama, kedua, dan nilai akhir. Meskipun skor Silhouette menunjukkan kualitas pengelompokan yang moderat, hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Saran untuk penelitian selanjutnya termasuk penggunaan algoritma clustering lainnya dan mempertimbangkan variabel tambahan yang mungkin mempengaruhi prestasi akademik siswa.
Copyrights © 2024