Pentingnya peran forecasting system guna menentukan jumlah ketersedian barang pada periode-periode tertentu dalam suatu perusahaan guna mencegah terjadinya out of stock, slow moving, dan atau dead stock yaitu barang terlalu lama disimpan, tidak laku jual sehingga menimbulkan kerugian besar. Hal tersebut dikarenakan persediaan barang dalam perusahaan tidak dapat dikendalikan atau gagal dalam mengelola stok barang karena kurangnya aktivitas pengecekan stok barang yang terus berubah. Sistem peramalan ini akan diterapkan di gudang PT Lopiana Sejahtera Abadi. Metode yang digunakan adalah Weighted Moving Average (WMA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Algoritma Weighted Moving Average (WMA) digunakan untuk mengontrol jumlah persedian olahan daging dan seafood dalam gudang dengan memprediksi angka penjualan di bulan berikutnya berdasarkan data aktual penjualan empat bulan sebelumnya. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan dalam pengambilan keputusan secara hirearki berdasarkan angka hasil perhitungan sistem peramalan sebelumnya dengan metode WMA. Pengambilan keputusan tersebut merupakan tujuan optimasi dari forecasting system data penjualan olahan daging dan seafood di PT Lopiana Sejahtera Abadi. Dengan adanya pengambilan keputusan secara hirearki, sehingga pengambilan keputusan penyediaan olahan daging dan seafood dapat dilakukan dengan memilih yang terbaik dengan beberapa kriteria.
Copyrights © 2023