Wasting merupakan salah satu bentuk gizi buruk yang ditandai dengan penurunan berat badan yang signifikan dan cepat pada anak, sehingga berat badannya menjadi sangat rendah dibandingkan dengan tinggi badannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi berdasarkan indeks z-score berat badan (BB) menurut tinggi badan (TB) pada anak usia sekolah di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga. Penelitian ini melibatkan 33 anak usia sekolah dengan rentang usia 6-12 tahun. Data dikumpulkan melalui survei terstruktur dan pengukuran antropometri, dan dianalisis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai status gizi normal, meskipun terdapat variasi tingkat pendapatan keluarga. Analisis statistik menggunakan uji korelasi pearson yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga dengan status gizi berdasarkan indeks BB/TB anak usia sekolah (p>0,05). Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam menentukan status gizi anak usia sekolah, seperti pola makan, asupan gizi, aktivitas fisik, dan sebagainya. Oleh karena itu, dalam upaya peningkatan status gizi anak usia sekolah tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga perlu mempertimbangkan pendekatan yang lebih holistik.
Copyrights © 2024