Perkembangan perbankan syari'ah dalam satu dekade terakhir menunjukkan adanya percepatan. Meskipun demikian. pangsa perbankan syari'ah terhadap perbankan nasional masih dibawah target yang diharapkan. Kelompok masyarakat mengambang (floating mass) diduga masih mendominasi nasabah di perbankan syari'ah. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji variabel penentu nasabah dalam manabung di bank syari'ah, khususnya aspek keuntungan bagi nasabah, dengan mengambil sampel masyarakat Kota Yogyakarta. Dengan pendekatan kuantitatif, regresi berganda, ditemukan bahwa faktor layanan, referensi relasi, pendidikan dan religiusitas nasabah berpengaruh positif terhadap permintaan tabungan. Di sisi lain. aspek usia, dan referensi tidak signifikan pengaruhnya terhadap permintaan tabungan di bank syari'ah.
Copyrights © 2011