Udang adalah salah satu spesies akuakultur paling berharga di dunia dan memainkan peran penting dalam menyediakan pangan dan ketahanan ekonomi. Upaya pengembangan potensi perikanan budidaya khususnya budidaya udang memiliki tantangan dalam pengelolaannya diantaranya adalah masalah penyakit. Manajemen kesehatan udang yang dapat diterapkan dalam mengendalikan serangan penyakit salah satunya dengan melakukan tindakan pencegahan penyakit udang melalui pemberian imunostimulan. Sumber imunostimulan alami salah satunya dapat berasal dari tanaman. Salah satu tanaman yang dapat menjadi imunostimulan bagi udang karena berbagai kandungan senyawanya adalah sambiloto (Andrographis paniculata). Sambiloto umumnya diketahui sebagai bahan baku pembuatan jamu pahitan yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia karena kandungannya. Oleh karena itu tujuan dari studi literatur (literature review) ini adalah agar dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai potensi dari tanaman sambiloto tersebut sebagai imunostimulan pada udang. Metode yang digunakan yaitu systematic literature review dengan tahapan planning, data collection, data analysis, kemudian diakhiri dengan simpulan. Hasilnya diketahui bahwa sambiloto memiliki berbagai kandungan senyawa seperti andrografolida, terpenoid, alkaloid, tanin, flavonoid, dan saponin yang dapat digunakan sebagai imunostimulan pada budidaya udang. Tanaman sambiloto sangat berpotensi untuk dilakukan pengembangan penelitian lebih lanjut dalam upaya untuk menjadikan bahan tersebut sebagai imunostimulan pada budidaya udang.
Copyrights © 2024